Warga Sei Rahayu II Sampaikan Aspirasi Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur
Font Terkecil
Font Terbesar
Barito Utara, 26 Oktober 2026 — Ratusan warga Desa Sei Rahayu II menyampaikan beragam aspirasi dalam kegiatan penyerapan aspirasi dan evaluasi pekerjaan tahun yang digelar hari ini di aula Kantor Desa Sei Rahayu II. Acara yang dihadiri, antara lain, oleh Dr. H. Tejeri, menjadi ruang penyampaian usulan terkait pendidikan, kesehatan, infrastruktur, rumah ibadah, pertanian, dan kelistrikan.Di sektor pendidikan, warga menyorot kondisi fasilitas SMP Negeri 7. Usulan yang disampaikan meliputi penataan akses jalan masuk, penataan taman sekolah, pembangunan pagar, serta penambahan ruang belajar yang dinilai kurang untuk mendukung proses belajar mengajar secara optimal. Warga berharap pihak terkait segera menindaklanjuti agar lingkungan sekolah lebih tertata, aman, dan nyaman bagi siswa dan tenaga pendidik.Dalam pelayanan kesehatan, pihak Puskesmas mengajukan kebutuhan tenaga dokter umum, ketersediaan rumah dinas dokter, pembangunan pagar kantor, penataan lingkungan, serta usulan kenaikan uang jasa perawatan. Pihak desa dan masyarakat berharap usulan tersebut dikaji sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran pemerintah.Isu infrastruktur menjadi salah satu titik perhatian utama. Tokoh masyarakat mengusulkan perbaikan sejumlah titik jalan poros yang rusak parah melalui pembangunan beton rigid pavement, serta peningkatan jalan usaha tani untuk memperlancar akses ke lahan pertanian. Perbaikan jalan diharapkan dapat mendukung mobilitas, aktivitas ekonomi, dan keselamatan pengguna.Aspirasi terkait rumah ibadah juga disampaikan, meliputi pembangunan dan perbaikan masjid, musala, gereja, dan balai basarah. Khusus untuk gereja, masyarakat mengusulkan percepatan penerbitan sertifikat tanah oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), pembangunan pagar, dan pembuatan sumur bor. Warga berharap persoalan administrasi pertanahan segera memperoleh penyelesaian sesuai ketentuan.Di sektor pertanian, petani mengusulkan bantuan bibit kelapa sawit, bibit palawija, dan pupuk untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha tani lokal. Sementara itu, permasalahan kelistrikan juga menjadi keluhan warga; mereka menyebut sering terjadi pemadaman dan tegangan rendah hampir setiap hari. Keluhan tersebut telah dilaporkan kepada pihak PLN oleh perwakilan desa.Kegiatan penyerapan aspirasi ini diharapkan membuka ruang koordinasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan instansi terkait untuk menindaklanjuti usulan sesuai prioritas dan kemampuan anggaran. Tim redaksi mencatat aspirasi akan disusun menjadi daftar prioritas dan diajukan pada tingkat yang berwenang untuk tindak lanjut.