"Kami di DPRD sangat mendukung penuh langkah-langkah strategis ini. Pembangunan yang berpihak pada anak harus menjadi prioritas bersama karena mereka adalah generasi penerus Barito Utara," ujar Ardianto di Muara Teweh, Selasa.

Menurut dia, kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam mengintegrasikan perlindungan anak ke dalam kebijakan pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat untuk mencapai target-target KLA secara optimal.

Ia juga mengapresiasi peluncuran inovasi Sistem Informasi Barito Utara Layak Anak (SIBULAN) yang disebutkan Sekda Muhlis dalam sambutannya. Menurutnya, digitalisasi data dan pemantauan program KLA akan mempermudah pengambilan keputusan yang berbasis bukti dan kebutuhan riil di lapangan.

"SIBULAN adalah langkah maju. Dengan sistem ini, kita bisa melihat capaian dan kendala di masing-masing sektor secara transparan. Ini penting untuk perencanaan yang lebih terukur," tambahnya.

Ardianto berharap hasil dari rakor ini tidak berhenti pada dokumen perencanaan, tetapi benar-benar diterapkan dalam kebijakan dan program di tingkat kabupaten hingga desa.

Kami mendorong agar hasil Rakor ini ditindaklanjuti dengan aksi nyata. Termasuk dalam hal penganggaran yang responsif terhadap kebutuhan anak, peningkatan SDM, dan penyediaan sarana prasarana ramah anak di seluruh wilayah Barito Utara," tegasnya.

Ardianto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak.

"KLA bukan hanya urusan pemerintah. Semua pihak termasuk orang tua, sekolah, dunia usaha, dan tokoh masyarakat punya tanggung jawab yang sama. Mari kita wujudkan Barito Utara yang benar-benar ramah dan layak untuk semua anak," ujarnya