Pelatihan Inovasi Rotan-Kulit oleh PT BEK di Teweh Timur Genjot Keterampilan dan Pendapatan Perajin Lokal
Barito Utara PT Bharinto Ekatama (BEK) menggelar pelatihan inovasi produk kombinasi rotan dan kulit di Kecamatan Teweh Timur. Kegiatan yang dimulai 15 September 2026 itu dirancang selama satu bulan dan dijadwalkan berakhir 15 Oktober 2026, menargetkan perajin rotan dan penjahit dari desa binaan Ring 1: Benangin I, Benangin II, dan Benangin V.Program tersebut menghadirkan praktisi sekaligus perajin kulit profesional asal Yogyakarta, Bowo, sebagai narasumber utama. Menurut Kristinawati, Department Head Community Development PT BEK, pelatihan ini merupakan wujud pembinaan berkelanjutan perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional tambang. "Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat, sehingga nantinya dapat membuka peluang peningkatan pendapatan baru," ujarnya.Kegiatan yang mayoritas diikuti perempuan ini dirancang fleksibel agar ibu rumah tangga tetap bisa berpartisipasi tanpa mengganggu tugas domestik.
Sementara itu Dwi Rianty, salah satu peserta, mengatakan awalnya ragu karena harus mengurus bayi, namun akhirnya bisa ikut setelah jadwal disesuaikan. "Pelatihan ini memberi pengetahuan dan keterampilan baru. Kami tidak sekadar menganyam, tetapi diajarkan membuat produk baru yang bernilai jual lebih tinggi," tuturnya.
Manajemen PT BEK berharap acara penutupan pertengahan Oktober nanti dapat dihadiri jajaran dinas terkait dan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barito Utara. Kehadiran instansi tersebut diharapkan memperkuat sinergi pengembangan pasar dan memastikan pembinaan lanjutan bagi para perajin lokal.Info tambahan: pelatihan ini tidak hanya fokus pada teknik pembuatan, tetapi juga pengembangan desain produk dan peningkatan nilai jual, sebagai bagian dari upaya perusahaan mendorong kemandirian ekonomi komunitas lokal.
Tim Red / Humas PT BEK