KRISIS PANGAN Mengintai! DPRD Barito Utara Perintahkan Pemetaan Lahan Darurat, Rebut Rahasia Sukses Nganjuk
Batara, 25 April 2026 – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Gun Sriwitanto dari Fraksi Aspirasi Rakyat, mendesak pemetaan menyeluruh sektor pertanian untuk bangun ketahanan pangan daerah yang kokoh. "Pemerintah harus detail petakan lahan pangan, perkebunan, kehutanan, perikanan, hingga peternakan agar pembangunan tepat sasaran," tegasnya saat ditemui di DPRD setempat, Kamis (23/4/2026).Gun, yang membidangi perekonomian dan keuangan serta mitra Dinas Pertanian, menekankan urgensi cadangan pangan minimal 30-60 persen dari kebutuhan. "Lebih besar lebih baik, biar kita siap hadapi krisis defisit," tambahnya. Ia juga soroti optimalisasi lahan existing di Montalat sebagai sentra padi sawah. "Jangan buru-buru buka lahan baru yang tak produktif. Maksimalkan yang ada untuk efisiensi dan keberlanjutan!"Pernyataan ini selaras dengan studi tiru Pemkab Barito Utara ke Nganjuk pada Rabu (22/4/2026). Wakil Bupati Felix S. Tingan kagum sistem pertanian terintegrasi di sana, khususnya komoditas bawang merah yang tahan iklim, plus fasilitas pengolahan beras modern. "Kita adopsi untuk tingkatkan nilai tambah petani lokal," ujarnya.Gun menegaskan, "Belajar tak cukup—dinas terkait harus tindak lanjuti konkret agar petani tak bingung dan kebijakan jelas." Sinergi DPRD-Pemda ini diharap kuatkan pertanian Barito Utara, dorong produktivitas, dan jamin kesejahteraan masyarakat.
Redaksi