“Saya turut prihatin dan berduka atas musibah kebakaran yang dialami saudara-saudara kita di Jalan Meranti. Semoga seluruh warga yang terdampak diberi kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini,” kata Patih Herman AB usai menyerahkan bantuan di Muara Teweh, Minggu (1/2).
Anggota Komisi I DPRD Barito Utara yang akrab disapa Athink ini menyerahkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan mendesak lainnya sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban kebakaran.
Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa warganya. Ia berharap para korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi musibah bencana.
“Semoga dengan musibah ini bisa menumbuhkan rasa solidaritas di antara kita, saling membantu dan saling menguatkan,” kata politisi dari Partai Demokrat ini.
Dia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan wujud kepedulian pribadi sekaligus tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.
“Bantuan ini memang tidak seberapa, namun saya berharap bisa menjadi solusi sementara untuk meringankan beban dan penderitaan para korban kebakaran,” ujarnya.
Langkah cepat yang dilakukan Patih Herman AB ini diharapkan dapat memberikan penghiburan bagi warga terdampak, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Muara Teweh.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Sekretaris Daerah Muhlis turut meninjau langsung lokasi kebakaran pada Minggu (1/2) petang. Kehadiran Sekda mewakili Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara yang sedang melaksanakan tugas pemerintahan di Jakarta.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati menyampaikan permohonan maaf karena belum dapat hadir secara langsung, serta turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa masyarakat,” ujar Sekda Muhlis.
Berdasarkan data dari Kecamatan Teweh Tengah, kebakaran yang terjadi pada Minggu (1/2/) tersebut berdampak ada delapan kepala keluarga, dengan empat rumah mengalami rusak berat akibat terbakar dan tiga rumah lainnya terdampak di sisi kiri dan kanan bangunan, sehingga total tujuh rumah terdampak dalam peristiwa tersebut.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap para korban diberikan kekuatan dan ketabahan, serta musibah ini dapat digantikan oleh Allah SWT dengan rezeki yang lebih baik di masa mendatang.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.50 WIB tersebut menghanguskan sejumlah rumah warga di kawasan permukiman padat penduduk. Usai proses pemadaman dan pendinginan yang dilakukan oleh BPBD, Disdamkarmat, TNI-Polri, serta dibantu masyarakat setempat, Patih Herman AB turun langsung ke lokasi kejadian untuk menyerahkan bantuan.