Infobaritoutara.id

BOMBSHELL DPRD Barito Utara: "Jalan Rakyat Bukan Parkir Truk Tambang! Perusahaan Batubara Harus Bangun Sendiri atau STOP!"


Tinjauan DPRD di KM 30, jalan hancur dikeruk truk tambang.inst

Ledakan kemarahan DPRD Barito Utara mewarnai tinjauan lapangan di KM 30 jalan kabupaten yang hancur lebur dikeruk truk batubara! Ketua Komisi II DPRD, H. Taufik Nugraha, gebuk telak perusahaan tambang: "Jalan ini uang rakyat dari APBD, bukan untuk untungkan raksasa tambang yang cuek bebek!"Rabu (7/1/2026) kemarin, rombongan DPRD yang dipimpin H. Taufik Nugraha, bersama anggota seperti H. Nurul Anwar, Patih Herman A.B., hingga Wardatun Nur Jamilah Serda, turun langsung ke lokasi bencana. Didampingi Kadis PUPR M. Iman Topik, Kadis Perhubungan Mihrab Buanapati, dan Kadis PMPTSP Drs. Jufriansyah, plus perwakilan perusahaan tambang, fakta kelam terungkap: jalan kabupaten ambruk, debu mencekik, limbah banjiri, drainase porak-poranda!" Sudah cukup toleransi! Jalan ini untuk kesejahteraan rakyat Barito Utara, bukan operasional tambang. Mereka harus bangun jalan sendiri!" tegas H. Taufik Nugraha saat dihubungi via ponsel, Jumat (9/1/2026). Dampaknya brutal: jalan retak-retak, masyarakat tersiksa debu dan lumpur, aliran limbah ancam jalan negara!Komisi II DPRD ultimatum keras: hentikan angkutan batubara di jalan kabupaten! RDP 22 Januari 2026 nanti bakal jadi panggung pembantaian—perusahaan wajib tanggung jawab penuh perbaikan, atau hadapi langkah tegas! "Fakta bicara: perawatan nol besar. Ini bukan main-main, rakyat menderita!" bentak Taufik.DPRD siaga perang demi aset daerah. Perusahaan tambang, bangun atau minggir—rakyat Barito Utara tak lagi jadi korban!

Redaksi/ dok Dprd Batara. 
Posting Komentar
ADVERTISEMENT